Mungkin sering ku tulis tentang bahagianya ku mempunyai Ibu, tapi sekarang aku ingin menulis tentang bahagianya aku mempunyaimu AYAH.
Teruntuk Ayah
Ayah, aku bahagia mempunyai ayah sepertimu, walau kau bukan superhero asli, tapi aku menganggapmu seorang yang "lebih" dari superhero, kau lebih dari batman, spiderman, atau yang lainnya. Ayah kau sempurna, Tuhan memang selalu tepat mempasangkan makhluknya, dan aku lahir dan mempunyai ayah sepertimu, kau malaikat Tuhan yang di kirim di keluargaku yang tak kenal lelah, yang selalu mengalah, berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk "keluarga" akankah ada yang sepertimu? Yang mengalahkanmu? Yang bisa melebihi hebatnya dirimu? Walau kadang seringkali ku kesal padamu, ku menggerutu jika yang ku inginkan tak kau penuhi, walau kadang kau lebih memberikan yang tak ku minta tapi yang ku butuhkan.
Ayah aku senang jika kau memperhatikanku, setelah kau lelah akan pekerjaanmu di kantormu, kau menyempatkan untuk melirikku ke kamarku, menanyakan apa aku sudah makan atau belum, menanyakan hal yang mungkin "tidak semestinya di tanyakan", tapi yah, kadang aku sendiri menyadari jika tingkahku (sering) membuatmu jengkel, membuatmu kesal padaku, tapi itu sebenarnya aku bukan kesal padamu, tapi tak tahu mengapa aku melampiaskannya padamu.
Ayah, terima kasih sampai saat ini kau masih mempedulikan kami, masih menafkahi kami, aku tak tahu apa jadinya jika kau sudah tak bisa memberikan segalanya lagi, mungkin tanpamu aku takkan sampai seperti ini dan sampai saat ini. Ayah terima kasih juga kau masih bersama kami sampai saat ini, kau masih berkumpul bersama kami, berbagi suka duka dan cerita, tapi ayah kadang aku takut melihat masa depan, aku takut jika kita akan terpisah dan takkan bertemu lagi, ku harap kita bisa selamanya yah, walau itu (tak) mungkin, aku tau suatu saat nanti salah satu dari kita pasti akan terpisah, aku tau jika nanti kita pasti akan menangisi, tapi yah, sebelum waktu itu datang, aku ingin berbahagia bersamamu, dan ayah kau tahu, aku bercita-cita membanggakanmu, menjadi orang yang dapat membuatmu tersenyum akan diriku, tersenyum bangga padaku. Ayah satu lagi apapun kekuranganmu, aku terima, aku anggap kau sempurna ayah, dan aku bangga, dan akan selalu bangga padamu.
Ayah, aku mau memberimu sesuatu walau hanya dengan kata kata kecilku
Teruntuk Ayah
Ayah, aku bahagia mempunyai ayah sepertimu, walau kau bukan superhero asli, tapi aku menganggapmu seorang yang "lebih" dari superhero, kau lebih dari batman, spiderman, atau yang lainnya. Ayah kau sempurna, Tuhan memang selalu tepat mempasangkan makhluknya, dan aku lahir dan mempunyai ayah sepertimu, kau malaikat Tuhan yang di kirim di keluargaku yang tak kenal lelah, yang selalu mengalah, berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk "keluarga" akankah ada yang sepertimu? Yang mengalahkanmu? Yang bisa melebihi hebatnya dirimu? Walau kadang seringkali ku kesal padamu, ku menggerutu jika yang ku inginkan tak kau penuhi, walau kadang kau lebih memberikan yang tak ku minta tapi yang ku butuhkan.
Ayah aku senang jika kau memperhatikanku, setelah kau lelah akan pekerjaanmu di kantormu, kau menyempatkan untuk melirikku ke kamarku, menanyakan apa aku sudah makan atau belum, menanyakan hal yang mungkin "tidak semestinya di tanyakan", tapi yah, kadang aku sendiri menyadari jika tingkahku (sering) membuatmu jengkel, membuatmu kesal padaku, tapi itu sebenarnya aku bukan kesal padamu, tapi tak tahu mengapa aku melampiaskannya padamu.
Ayah, terima kasih sampai saat ini kau masih mempedulikan kami, masih menafkahi kami, aku tak tahu apa jadinya jika kau sudah tak bisa memberikan segalanya lagi, mungkin tanpamu aku takkan sampai seperti ini dan sampai saat ini. Ayah terima kasih juga kau masih bersama kami sampai saat ini, kau masih berkumpul bersama kami, berbagi suka duka dan cerita, tapi ayah kadang aku takut melihat masa depan, aku takut jika kita akan terpisah dan takkan bertemu lagi, ku harap kita bisa selamanya yah, walau itu (tak) mungkin, aku tau suatu saat nanti salah satu dari kita pasti akan terpisah, aku tau jika nanti kita pasti akan menangisi, tapi yah, sebelum waktu itu datang, aku ingin berbahagia bersamamu, dan ayah kau tahu, aku bercita-cita membanggakanmu, menjadi orang yang dapat membuatmu tersenyum akan diriku, tersenyum bangga padaku. Ayah satu lagi apapun kekuranganmu, aku terima, aku anggap kau sempurna ayah, dan aku bangga, dan akan selalu bangga padamu.
Ayah, aku mau memberimu sesuatu walau hanya dengan kata kata kecilku
Ayah,
terima kasih,
terima kasih atas segalanya
segalanya yang telah kau berikan pada kami
dan maaf juga,
maaf jika aku terlalu (sering) menjengkelkanmu.
Ayah
kami mencintaimu
sekarang, besok, dan selamanya
Thanks for all My Lovely Dad
I hope God always be with you
segalanya yang telah kau berikan pada kami
dan maaf juga,
maaf jika aku terlalu (sering) menjengkelkanmu.
Ayah
kami mencintaimu
sekarang, besok, dan selamanya
Thanks for all My Lovely Dad
I hope God always be with you
That's my feel
Desy :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar