11 Feb 2012

Aku, Kamu, Salahkah kita?

#nowplaying Marcell - Peri Cintaku


Lagu itu, akhir akhir ini sering ku dengarkan, entah karena isi dalam lagu itu sama denganku, atau memang lagu itu benar benar sama dengan kisah cintaku? Tuhan memang satu kita yang tak sama. Kita memang menyembah Tuhan yang sama, tapi caranya saja yang berbeda, akankah ini membuat kita untuk saling menjauh, membuat kita saling tak kenal, saling tak peduli, karna hanya perbedaan agama? Mengapa seolah olah orang yang memandang, kita itu seperti orang yang benar benar melanggar agama? Mengapa mereka memandang kita seperti teroris yang harus di musnahkan? Mengapa mereka memandang kita seperti kita tak berguna lagi? Bukankah cinta itu membuat orang yang berbeda menjadi satu?

Tuhan, apakah kau tak melihat bahwa cinta kita itu nyata? Apakah kau memang tidak mengizinkan aku tuk bersamanya? Apa kau tidak menyukai kita sebagai makhluk yang kau ciptakan, menyembahmu dengan cara yang berbeda? Entahlah, hanya kau lah yang mengetahuinya.

Kau tau agama yang memisahkan kita, agama juga yang membuat kita tak bisa bersama, tapi itu bukan salahnya, agama memang mengekang kita, membatasi kita, namun kita tak bisa menolak bahwa itu satu satunya hal yang membuat kita tak bisa bersatu. Tapi mengapa perasaan ini muncul kepada orang yang salah, aku Islam kau Khatolik, salahkah kita? Salahkah jika aku setiap hari solat dan membaca Al-qur'an sedangkan kau membaca Injilmu? Salahkah ketika setiap minggu kau pergi ke gereja, sedangkan ku pergi ke masjid? Kita kesana, dengan satu tujuan bukan? Kita kesana dengan maksud untuk ibadah kepada Tuhan, Tuhan kita sama bukan? Hanya kita yang tak sama, kita mempunyai keyakinan yang berbeda, tapi mengapa Tuhan mempertemukan kita, sedangkan kita tidak boleh bersatu, dan harus di pisahkan? Mengapa Tuhan menciptakan cinta yang berbeda di antara kita? Sampai sekarang aku masih tak mengerti, mengapa cinta itu banyak perbedaan.

Aku tau, diluar sana banyak orang yang membicarakan kita, banyak orang yang menghujat kita salah, orang yang benar benar salah di mata mereka. Apa mereka tak pernah merasakan perbedaan cinta di antara mereka? Dan ku yakin diluar sana juga ribuan, bahkan jutaan orang merasakan apa yang aku rasakan, merasakan jatuh cinta pada pasangan yang salah, merasakan jatuh cinta dengan banyak perbedaan. Tapi mereka berjuang keras untuk memperjuangkan cinta mereka. Sampai ada yang sudah mengikat janji mereka di hadapan yang kuasa, di hadapan Tuhan mereka masing masing mereka mengikat janji untuk hidup bersama, dengan sulit mereka memperjuangkan cinta mereka sampai tempat pelaminan, betapa sulitnya, mereka menembus benteng cinta yang dibuat oleh orang yang tidak menyukai mereka. Oh Tuhan, apa kau tak kasihan melihat makhluk ciptaanmu sengsara di hadapan orang banyak? Mereka seperti teroris yang harus di hukum mati! Salahkah mereka? Jika mereka sudah hidup bersama, bahagia dengan naungan Tuhan yang berbeda? Tetapi mereka bahagia, dan mereka hidup rukun walau dalam satu atap yang mempunyai dua keyakinan. Tuhan berkatilah mereka.

Hey kau orang tak punya perasaan! Orang yang menganggap cinta itu harus dengan persamaan! pikirkan! Jika cinta itu di isi dengan persamaan dan tak ada perbedaan sedikitpun, apa ada yang menutupi kekurangan dalam diri kalian? Apa ada yang menambal kekosongan dalam diri kalian? Jika cinta di isi dengan persamaan, itu bukan cinta! Karena cinta adalah saling mengisi kekurangan, dan saling menghargai PERBEDAAN!

Jadi salahkah kita? Sepasang kekasih yang kalian pandang sebelah mata, yang kalian anggap sebagai teroris yang harus di hukum mati? Seperti sampah yang sangat tak berguna? Dan kurasa tidak, cinta memang butuh perbedaan. Apakah Tuhan akan memaafkan aku, sesosok makhluk yang tak berdaya ini? Sesosok makhluk yang mencintai perbedaan? Dan sesosok makhluk yang mencintai seseorang yang berbeda? Dan kuyakin Tuhan mempertemukan kita untuk mengisi perbedaan yang ada. Terima kasih Tuhan, kau telah mempertemukan kita, sepasang makhluk yang berbeda.

Untukmu Tuhan
yang ku harap
mencintai perbedaan 

That's my feel
Desy :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar